Jufri Hasanuddin adalah seorang pengusaha muda yang lahir dan besar di Mamuju. Berawal dari kegemarannya dalam membuat kue dan melihat peluang pasar yang cukup besar di kota Mamuju, Jufri memutuskan untuk memulai bisnis pembuatan kue rumahan pada tahun 2010.
Pada masa awal, usaha kecil ini hanya melayani pesanan tetangga dan teman-teman dekat. Namun, melalui media sosial dan promosi dari mulut ke mulut, Hasanuddin Cake mulai dikenal masyarakat Mamuju sebagai produsen kue berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.
Tidak mudah bagi Jufri untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumennya di awal perjalanan bisnis. Persaingan yang ketat dengan produsen kue lain, keterbatasan modal, hingga masalah pemasaran menjadi tantangan utama. Namun, Jufri tidak menyerah. Ia melakukan berbagai inovasi, mulai dari menu kue kekinian seperti brownies, cheesecake, hingga kue tradisional lokal yang dikreasikan ulang agar lebih menarik.
Penggunaan media sosial seperti Instagram dan WhatsApp membantu usaha Hasanuddin Cake menjangkau konsumen lebih luas. Ia juga mulai memanfaatkan kemasan yang menarik dan pelayanan pesan antar, sehingga membuat pelanggannya semakin loyal.
Lima tahun setelah didirikan, Hasanuddin Cake semakin maju. Dengan omset yang meningkat setiap tahun, Jufri Hasanuddin mampu membuka toko offline di pusat kota Mamuju. Toko ini menjadi pusat produksi sekaligus showroom bagi produk-produk unggulan seperti tart ulang tahun, brownies, bolu kukus, hingga kue tradisional khas Sulawesi Barat.
Dalam perkembangannya, Hasanuddin Cake juga telah mempekerjakan lebih dari 20 karyawan, mayoritas berasal dari daerah setempat. Hal ini tidak hanya membantu pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.
Jufri Hasanuddin tidak hanya berfokus pada bisnis semata, tetapi juga berkontribusi secara sosial. Ia aktif dalam memberikan pelatihan gratis kepada ibu-ibu rumah tangga yang berminat belajar membuat kue. Melalui program pelatihan dan workshop, Jufri membagikan resep, tips, dan pengalaman dalam mengelola bisnis rumahan. Banyak alumni pelatihan yang kemudian mampu membuka usaha kecil sendiri.
Selain itu, Hasanuddin Cake sering mengadakan kegiatan sosial seperti pembagian paket kue gratis di bulan Ramadan atau acara hari besar lainnya. Kegiatan ini semakin memperkuat citra Hasanuddin Cake sebagai usaha kuliner yang peduli terhadap masyarakat.
Menurut Jufri Hasanuddin, kunci utama dalam menjalankan bisnis adalah kejujuran, disiplin, dan konsistensi. Ia selalu menjaga kepercayaan pelanggan dengan memastikan produk dan layanan yang diberikan sesuai standar. Pelayanan terbaik adalah bentuk penghormatan kepada pelanggan. Mereka bukan hanya membeli kue, tetapi juga membeli kepercayaan, kata Jufri.
Selain itu, keuletan dalam menghadapi tantangan serta kemauan untuk terus belajar menjadi modal besar. Jufri rajin mengikuti seminar bisnis, pelatihan baking, dan juga menggali informasi dari internet untuk mengembangkan usahanya.
Keberhasilan Hasanuddin Cake tidak hanya menginspirasi pelaku usaha di Mamuju tetapi juga di Sulawesi Barat secara umum. Bisnis ini telah menjadi salah satu ikon kuliner lokal yang sering dijadikan oleh-oleh bagi para wisatawan yang berkunjung ke Mamuju.
Selain memberikan manfaat ekonomi, Hasanuddin Cake juga membantu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk lokal. Munculnya berbagai bisnis kue rumahan lainnya setelah Hasanuddin Cake menjadi bukti bahwa kisah sukses Jufri Hasanuddin mampu memotivasi generasi muda untuk berwirausaha.
Jufri Hasanuddin memiliki impian untuk membawa Hasanuddin Cake go nasional. Rencana ke depan adalah membuka cabang di beberapa kota besar di Sulawesi Barat dan bahkan di luar provinsi. Ia percaya, produk kue lokal memiliki potensi untuk bersaing di pasar nasional, terutama dengan inovasi dan kualitas yang terus dijaga.
Pengembangan bisnis juga meliputi kolaborasi dengan pelaku UMKM makanan lain, sehingga bisa menghadirkan paket produk yang lebih bervariasi dan menarik bagi konsumen.
Tidak ada keberhasilan tanpa kegagalan. Setiap tantangan adalah proses pembelajaran. Jangan takut untuk memulai dan berinovasi, demikian pesan yang selalu disampaikan Jufri kepada generasi muda di Mamuju. Ia yakin, dengan tekad dan kerja keras, siapapun bisa meraih mimpi yang besar.
Kisah sukses Jufri Hasanuddin dan Hasanuddin Cake adalah bukti bahwa potensi daerah bisa diwujudkan melalui kerja cerdas, kemauan berinovasi, dan semangat berbagi dengan orang lain. Bisnis yang dimulai dari dapur rumah kini telah menjadi inspirasi dan harapan banyak orang di Sulawesi Barat.
Dari kisah Jufri Hasanuddin dan Hasanuddin Cake, kita dapat mengambil pelajaran berharga bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Dibutuhkan kegigihan, ketekunan, dan keberanian untuk terus berusaha. Semoga kisah ini dapat menginspirasi Anda untuk terus berjuang dan mengembangkan potensi diri, baik di bidang kuliner maupun bisnis lainnya.